Thursday, 18 August 2016

Just Be Friends By: VOCALOID (Indonesia version)


Berteman...
Kita hanya perlu berteman
Saatnya berpisah
Berteman...
Kita hanya perlu berteman, berteman, berteman...

Sekilas kuingat di pagi hari yang sebelumnya
Darah yang mengalir dari luka di jariku
Mengapa aku merasa sedang memungut pecahan gelas?
Apakah kita berdua menginginkan itu?

Aku tahu, dari lubuk hati yang terdalam
Pilihan terbaik adalah yang menyakitkan
Tapi cintaku menyangkal, kebohongan pun terus berulang
Kapankah kita berdua bisa berbicara?

Di dunia yang memudar dengan begitu pelan
Ada jalan untuk diriku berjuang
Kuukir di senyummu yang tidak berwarna
Lalu ku berbalik

Berteriak hingga suaraku tak tersisa
Bergema di dalam angin yang hampa
Meskipun tidak ada lagi yang tersisakan
Setelah rantai yang membelenggu disingkirkan
Takdir yang telah membiarkan kita 'tuk bertemu
Kini bagaikan mimpi buruk untukku
"Jadi begini akhirnya..." gumam diriku ini
Air mata seseorang pun mengalir dari pipi

Kita hanya perlu berteman...
Saatnya berpisah, berteman...
Kita hanya perlu berteman, berteman, berteman...

Kemarin malam yang sunyi diriku tersadar
Walau kupungut kembali bunga yang terjatuh
Itu takkan mekar lagi
Kelayuan yang ada di tanganku ini
Seperti waktu kita yang telah berhenti

Aku ingat musim saat kita pertama bertemu
Dan wajahmu yang tersenyum dengan sangat manis
Aku memaksakan diriku untuk membuangnya di masa lalu
Hati kita dipenuhi duri serta luka

Meski hubungan yang rapuh ini tetap berlanjut
Namun diriku tak bisa mengubahnya
Dulu mencintaimu, ku tak ingin berpisah
Tapi 'kan kukatakan...

Hujan yang mengguyur hatiku
Membuatku takut dan pemandanganku tak jelas
Diriku sudah menantikan rasanya sakit
Tetapi anehnya tubuhku tak bisa bergerak
Takdir yang telah menyatukan ikatan kita
Tercerai dan lepas dari hidup kita
Selamat tinggal kekasih hati...inilah akhir
Teruslah melangkah ke depan, tanpa berbalik lagi

Sekali lagi, sekali lagi
Jika permohonanku bisa terkabul
Ku ingin terus terlahir kembali
Lalu bertemu kamu di hari itu...

Berteriak hingga suaraku tak tersisa
Bergema di dalam angin yang hampa
Meskipun tidak ada lagi yang tersisakan
Setelah rantai yang membelenggu disingkirkan
Takdir yang telah menyatukan ikatan kita
Tercerai dan lepas dari hidup kita
Selamat tinggal kekasih hati...inilah akhir
Teruslah melangkah ke depan, tanpa berbalik lagi

Inilah akhir kita...

Saatnya berpisah, berteman
Kita hanya perlu berteman, berteman
Saatnya berpisah, berteman...

No comments:

Post a Comment